Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Wiro Sableng #37 : Maut Bermata Satu

Gambar
WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito SATU Hujan lebat menggebrak bumi. Guntur menggelegar berkepanjangan. Kilat sambar menyambar. Bumi Tuhan seperti hendak kiamat. Saat itu baru lepas tengah hari. Tapi hujan lebat, gumpalan awan menghitam membuat suasana seperti dicengkram gulitanya malam. Karena sulit melihat jalan yang ditempuh, apalagi mulai mendaki dan berbatubatu, penunggang kuda itu tidak berani bergerak cepat. Sesekali binatang tunggangannya yang sudah letih itu tergelincir dan meringkik. Suara ringkik kida, deru hujan yang menggila, gelegar guntur dan kiblatan kilat membentuk suara dahsyat yang menegakkan bulu roma! Dalam keadaan seperti itu tiba-tiba beberapa tombak di hadapannya, di jalan yang mendaki dan berbatu oadas, penunggang kuda itu melihat cahaya, tepatnya nyala api. Sungguh sulit dipercaya. Dan lebih tak dapat dipercaya lagi, ketika dia mendekati nyala api itu ternyata adalah nyala sebuah obor. Obor ini dipegang oleh seoran...

MAYAT

*...DIMANA MAYATNYA...* (Ketika jantungmu berhenti, tidak perlu dicemaskan) Saat sekarat, tidak perlu dicemaskan_ Jangan perdulikan jasadmu yang akan hancur!! ... Kaum muslimin... akan melaksanakan kewajiban mereka: 1. Melucuti pakaianmu. 2. Memandikanmu. 3. Mengafanimu. 4. Menggalikan lubang lahatmu. 5. Mengeluarkanmu dari rumahmu. 6. Memanggulmu di atas pundak² mereka. 7. Mengantarkanmu ke tempat tinggalmu yang baru (kuburan). 8. Orang-orang akan berdatangan merawat dan mengurus jenazahmu, bahkan banyak yang  meninggalkan pekerjaannya demi untuk penguburanmu. 9. Perabotan2mu akan segera diurus dan berpindah tangan: - kunci-kunci kendaraan dan rumah - tas - buku-buku - handphone - sepatu - pakaian Apabila keluargamu baik, mereka menyedekahkannya agar bermanfaat untukmu. Yakinlah!!!* bahwa: ~Dunia tidak sedih karena kematianmu ! ~Alam semesta tidak berduka atas kepergianmu ! ~Segala sesuatu akan berjalan seperti biasa dan tidak berubah dengan perpisahanm...